Menu

PUSPAYOGA LANTIK 25 KADES BARU

  • Rabu, 21 November 2007
  • 1617x Dilihat
Sebagai Kepala Desa di Kota harus siap secara fisik dan mental. Tidak cukup hanya mempunyai niat yang baik, tetapi yang lebih penting harus memahami segala peraturan yang menyangkut tentang pemerintahan desa, sehingga tidak mudah terjebak dalam tindakan-tindakan yang melanggar aturan. Hal ini dikatakan Walikota Denpasar Drs. Puspayoga saat melantik 25 Kepala Desa se-Kota Denpasar, Rabu (21/11) di Ruang Praja Utama Kantor Walikota. Pelantikan ini juga dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar Ketut Sukita, SE. Wakil Ketua DPRD Ketut Suwandi, S.Sos. Wakil Walikota IB. Rai Darmawijaya Mantra, SE. Msi, Ketua PKK Ny. Bintang Puspayoga serta unsur Muspida Kota Denpasar. Dikatakan masalah diperkotaan saat ini cendrung lebih kompleks dan lebih rumit. Apalagi masyarakat yang akan dipimpin juga lebih cerdas dan kritis. “Untuk itu saya minta agar Kepala Desa yang baru agar segera menyesuaikan diri serta lebih rajin membuka peraturan-peraturan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi sebagai Kepala Desa, disamping juga perlu berkoordinasi yang intensif dengan Badan Perwakilan Desa (BPD). Walikota juga sempat melontarkan pujian bahwa pelaksanaan Pilkades yang dilaksanakan secara serentak 21 Oktober lalu berjalan dengan aman dan lancar. “Hal ini menandakan bahwa kehidupan berdemokrasi di tingkat desa sudah berjalan dengan baik. Demikian juga ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kota Denpasar sudah cerdas, sehingga tidak terjadi gangguan selama persiapan dan pelaksanaan Pilkades,” ujarnya. Untuk lebih memberdayakan pemerintahan Desa, Pemkot Denpasar akan segera menyerahkan Alokasi Dana Desa (ADD) kepada Desa/Kelurahan. “Paling lambat tahun 2009 mendatang ADD sudah bisa diserahkan kepada Desa/Kelurahan. Saya sudah minta Sekda agar segera mempersiapkan segala sesuatunya. Sehingga dengan penyerahan ADD ini akan lebih memberdayakan pemerintahan Desa/Kelurahan, karena mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan program pembagunan akan dilaksanakan perangkat Desa,” ujar Puspayoga sembari mengatakan agar perangkat desa mulai sekarang mempersiapkan SDM. Lebih jauh Puspayoga meminta kepada Kepala Desa yang baru dilantik untuk lebih banyak melakukan inovasi dan mengembangkan kreatifitas sehingga tidak terjebak pada kegiatan rutinitas. Disamping itu ia wanti-wanti kepada Kades untuk ikut mendukung program Pemkot dalam menciptakan tertib administrasi Kependudukan. “Sebagai daerah perkotaan tentu akan banyak kaum migran yang datang ke Denpasar. Untuk itu perlu diantisipasi dengan melakukan tertib administrasi kependudukan,” kataya. Selesai pelatikan Kades dilanjutkan dengan pelantikan Tim Penggerak PKK Desa yang dilakukan oleh ketua Tim Penggerak PKK masing-masing Kecamatan. Adapun 25 Kades yang baru dilantik adalah sebagai berikut : Drs. Wayan Santha Kades Penatih Dangin Puri, Wayan Warka Keseiman Kertalangu, Wayan Gde Darma Putra, SE. Kesiman Petilan, Wayan Purna Sumerta Kaja, Made Yadnya Sumerta Klod, Wayan Subratha, SH. Sumerta Kauh, Made Pudja, SH. Dangin Puri Klod, Made Gde Wijaya Padangsambian Kaja, Made Sutarka Padangsambian Klod, Drs. Kompiang Gede Pemecutan Klod, Ketut Beji, SE Dauh Puri Kauh, Putu Ngurah Wiarsana Dauh Puri Kangin, Made Wardana Dauh Puri Klod, IB Santikayana Tegal Harum, IB Paramartha, SH. Sanur Kaja, Made Dana Sanur Kauh, AA Ketut Sujana Pemogan, Nyoman Sudarma, BA. Sidekarya, AA. Made Sukarata Peguyangan Kangin, IGB Ardjana Ubung Kaja, IB Ari Wibawa Dangin Puri Kauh, Ketut Medra Suryawan Dauh Puri Kaja, Dewa Putu Darwawan Dangin Puri Kangin, Gusti Ketut Alit Sukadana Pemecutan Kaja dan Gusti Ngurah Bagus Sujana Kepada Desa Dangin Puri Kaja. (Dw)

Berita Terpopuler

PATROLI DIALOGIS
PATROLI DIALOGIS
PENERIMAAN KKN POLTEKKES
PENERIMAAN KKN POLTEKKES
BIMBINGAN TEKNIS
BIMBINGAN TEKNIS