Menu

DEWA DHARENDRA : PRILAKU KONSUMTIF KE PRODUKTIF

  • Jumat, 12 Oktober 2007
  • 851x Dilihat
Selama ini budaya masyarakat cendrung menjadi prilaku konsumtif. Hal ini terlihat dengan jelas apapun produk yang dikeluarkan pasti laris manis. Padahan dari segi ekonomi hal ini tidak bagus dan cendrung menghambur-hamburkan uang. Kedepan bagaimana kita bisa merubah dari prilaku yang konsumtif menjadi produktif. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Drs. Dewa Gede Darendra, ketika di temui di Kantornya Kamis (11/10). Menurutnya untuk mengubah budaya atau prilaku tersebut masyarakat harus mempunyai inovasi dan kreativitas untuk mengubah sesuatu barang yang sebelumnya tidak berguna menjadi lebih berguna. Untuk merangsang minat masyarakat Denpasar untuk lebih produktif Disperindag Denpasar kata Dewa Darendra telah merancang berbagai program yang dapat mendorong ekonomi produktif warga seperti pelatihan bordir/menjahit, pelatihan membuat aneka makanan atau kue dari bahan non beras, pelatihan kerajinan kayu dan sebagainya. ”Disamping memberikan pelatihan berupa keterampilan kami juga memberikan bantuan alat-alat produksi yang diperlukan. Kalau masyarakat mau membentuk kelompok usaha bersama pemerintah pasti akan memberikan bantuan,” katanya. Dikatakan seperti saat ini pihaknya mengadakan pelatihan membuat kue dari non beras kepada keluarga miskin di enam desa dan kelurahan seperti di Desa Peguyangan Kaja, Dauh Puri Kangin, Penatih Dangin Puri, Sanur Kaja dan Kelurahan Serangan. Menurutnya jika usaha ini ditekuni dengan serius pasti akan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, disamping juga akan dapat mengurangi jumlah pengangguran. ”Dan yang terpenting usaha ini juga akan dapat menghilangkan prilaku masyarakat dari yang konsumtif menjadi produktif,” pungkasnya. (Dw)